Jombang.warsanusantara.com – Raut bahagia terpancar dari wajah Bupati Jombang Warsubi, SH., M.Si. pasalnya kemarin (3/9/2026) dalam acara peringatan Haul almarhum KH. Abdul Manan, Pendiri Yayasan Madinatul Ulum Mojokrapak, pria asli kelahiran Mojokrapak yang kini menjabat sebagai Bupati Jombang memperoleh gelar Kyai dari seorang ulama jombang.

Hadir sebagai penceramah untuk memberikan maidhoh hasanah, KH. Lukman Hakim Mahfudz salah satu Pengasuh di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, sekaligus dewan guru di Madrasah Muallimin Tambakberas. Dalam mukodimah ceramahnya menyebut nama Bupati Jombang dengan gelar Kyai Haji Warsubi.
“yang terhormat Kyai Haji warsubi, SH., M.Si, yang berkenan hadir dalam acara Maulid Nabi sekaligus peringatan Haul Almaghfurlah KH. Abdul Manan beserta jajaran pejabat pemerintah daerah”, Ucap Kyai yang dikenal Legend teacher di MMA Bahrul Ulum tambakberas.
Kyai Lukman menjelaskan definisi Kyai pantas disandang abah warsubi karena yang dianggap Kyai itu ketika melihat kondisi masyakat didalam hatinya memiliki rasa kasih sayang. Saat melihat masyarakat dalam kebodohan ada rasa ingin membebaskan kebodohan dengan mendirikan Pondok Pesantren, saat melihat masyarakat kekurangan ekonomi ada rasa ingin membantu meringankan beban ekonomi dengan memberikan lapangan pekerjaan.
Lebih lanjut Kyai Lukman menyampaikan bahwa abah warsubi telah melakukan segala daya upaya untuk memberikan manfaat bagi masyarkat, apalagi sekarang menjabat sebagai Bupati bagi seluruh masyarakat Jombang.
“abah Kyai warsubi memiliki rasa kasih sayang dan kepekaan sosial, beliau dikenal dermawan dan telah menciptakan lapangan pekerjaan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Mojokrapak khususnya dan Jombang umumnya “, jelas Kyai Lukman.
Warsubi yang sejak awal datang ke acara sudah duduk bersebelahan dengan Kyai Lukman di kursi ‘Very Important Person’ (VIP) terlihat kaget, saat sang kyai dalam mukodimah ceramahnya menyampaikan rasa hormat kepada Bupati dengan memanggil namanya menggunakan gelar Kyai haji.
Panitia dalam acara ini sengaja mengundang H. Warsubi untuk hadir, selain sebagai Bupati Jombang juga sebagai mitra dakwah bagi Yayasan Madinatul Ulum. Perlu diketahui bahwa Abah warsubi adalah pendiri sekaligus penanggungjawab Pondok Pesantren dengan santri khusus Tahfidz Qur’an yang didirikan pada tahun 2020, sebelum menjabat sebagai Bupati Jombang.
Para santri tahfidz juga dibekali pengetahuan melalui jenjang pendidikan formal SLTP dan SLTA dengan bea siswa penuh, bekerjasama dengan yayasan madinatul ulum dan itu berjalan hingga saat ini dengan pendanaan pribadi abah warsubi.
Acara pengajian dalam rangka haul KH. Abdul manan digelar dihalaman Yayasan Madinatul Ulum, dihadiri tidak kurang dari 500 orang baik masyarakat umum maupun para wali murid dan wali santri.
Hadir bersama Bupati, dalam acara itu Kepala Badan kepegawaian daerah, kepala Dinas perhubungan, Asisten 2 , Asisten 3, Kepala Bappeda, Camat, Kapolsek dan Komandan koramil Tembelang.
Rifqi dzilalin Mubasyirin, M.Pd. selaku ketua Yayasan, menyampaikan capaian-capaian akademik murid-murid Madinatul Ulum, termasuk kurikulum local yang diberikan bermuatan mendidik siswa dengan wajib hafalan Al Qur’an jus 30, Nadhom Alfiyah, Aqidatul Awam, Nadhom Alala dan pelajaran lain-lain untuk membentuk karakter generasi bangsa.
acara peringatan Haul KH. Abdul Manan menjadi agenda rutin setiap tahun, “biasanya haul Abah manan diselenggaran pada bulan Agustus, namun haul yang ke 36 ini dilaksaakan pada bulan September karena minggi kemarin ikut khidmat dalam penyelenggaraan Muktamar 35 di Pondok pesantren bahrul Ulum tambakberas, sehingga waktunya mundur”, jelas Rifqi.
Acara dipungkasi dengan pembagian puluhan doorprize dengan hadiah utama satu buah sepeda listrik. (*)

