Sunday, December 14, 2025
spot_img
HomeTokohInspiratifGuru MAN 10 Jombang ; Punya Hobi Menulis, sudah terbit 12 Karya...

Guru MAN 10 Jombang ; Punya Hobi Menulis, sudah terbit 12 Karya Buku

Jombang – Nama Laila Nurul Hidayah cukup dikenal tidak hanya di lingkungan sekolah dibawah naungan Kemeterian Agama Jombang, tapi juga di Jawa Timur, Laila Nurul Hidayah adalah seorang Guru sekaligus penulis yang produktif.

Laila tercatat sebagai warga Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, kabupaten Jombang, ia sehari-hari mengajar di MAN 10 Jombang.

Pujian sebagai penulis produktif, karena Karya-karya tulisnya yang sudah terbit sebanyak 12 buku yang masuk dalam antologi nasional, termasuk buku ‘Catatan harian Para Pendidik’ dan ‘Masa Sulit itu yang membuat kita Bertumbuh’.

Saat ini, Laila juga tengah ikut serta dalam pemecahan rekor MURI 10.000 Fiksi Mini. ”Mohon doanya, semoga ini menjadi kebaikan untuk semuanya, berkah dunia dan akhirat,” ujar Laila.

Bagi laila, hidup adalah tentang bersyukur dan berbagi makna. Guru Fikih MAN 10 Jombang ini tak hanya dikenal sebagai pendidik, tapi juga penulis produktif yang telah menorehkan 12 karya antologi nasional.

Dirinya bercerita, Inspirasi menulis kadang muncul secara spontan. Saat terbersit buru-buru ditulis dalam HP, kadang di buku kecil yang selalu ia bawa. ”Penyakitnya penulis itu ya gampang lupa kalau tidak langsung ditulis sering terus lupa,” ungkapnya.

Di tengah kesibukan sebagai guru mata pelajaran dan juga kepala perpustakaan di MAN 10 Jombang, Laila tetap menomor satukan keluarga. “ Support terbesar atas prestasi yang ditorehkan tidak lepas dari dukungan keluarga, terutama suami. Saya belajar banyak tentang makna bersyukur, menjadi ibu sekaligus tetap berkarya dan mengembangkan karier,” ujarnya.

Sebagai seorang ibu, ia selalu menekankan pendidikan akhlak, budipekerti serta sikap menghargai orang lain kepada anaknya. Menurutnya hal itu penting dilakukan mengingat perkembangan tehnologi semakin menggerus budaya baik yang selama ini menjadi akar budaya bangsa.

Baca Juga:  Anak tukang batu Lolos ITB jalur SNBP 2025 Beasiswa Penuh

”Perubahan zaman sulit diprediksi. Adab semakin tergerus teknologi. Jangan sampai menjadi pribadi langit tapi lupa akan bumi,” pungkasnya. (*)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments