Jombang,warsanusantara.com – Salah satu trend Kegiatan keluarga dalam rangka mengisi liburan sekolah adalah hiking. Hiking itu sendiri adalah kegiatan berjalan kaki di alam terbuka, seperti gunung, hutan, perbukitan, atau daerah pedesaan yang jalurnya sudah terbentuk. seperti yang dilakukan sekelompok remaja dan anak dari Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.
Satu keluarga dari jombang ini memilih kegiatan hiking, mereka sekeluarga melakukan aktivitas berjalan kaki di alam terbuka Bukit Cendono yang terletak di Dusun Mrasih, Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Selasa (7/7/2026)
Bukit Cendono dipilih karena merupakan wisata pendakian yang dikenal ramah untuk anak atau biasa disebut family- friendly mountain atau jalur trekking keluarga.
Jalur pendakian di bukit Cendono memiliki karakteristik landai, jarak tempuh singkat, fasilitas lengkap, dan akses mudah. Selama perjalanan kita bisa melihat pesona pengunungan dengan rimbunan hijau tanaman serta aliran sungai yang jernih. Dari jauh terlihat pemandangan hijau pegunungan Anjasmoro yang berada diketinggian 1311 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Isa Nurdiansyah selaku koordinator kegiatan hiking menyampaikan breafing serta tata tertib dalam melakukan perjalanan pendakian, sehingga semua bisa berjalan lancar dan tidak terjadi peristiwa apapun terhadap anak-anak peserta. Dirinya berharap anak-anak yang ikut hiking bisa benar-benar menikmati dan merasakan sensasi ‘muncak’ selama perjalanan hingga tujuan akhir, yaitu puncak bukit cendono.
Milatuzzakiyah salah satu orang tua yang ikut mendampingi anaknya dalam kegiatan hiking mengatakan, bukit cendono dipilih karena dekat dari rumah mereka di jombang, sekaligus ini menjadi pengalaman pertamanya bersama kedua putrinya, sehingga dipilih bukit dengan kontur tanah yag landai sehingga dirinya merasa aman dan tidak terlalu capek mendaki.
“kami sengaja memilih bikit cendono walaupun sebelumnya sempat googling tempat lain, itu karena bukit cendono menawarkan tipologi tanah pendakian yang landai dan banyak sungai-sungai yang akan dilalui serta melewati hamparan sawah sehingga kebayang pasti mengasyikkan apalagi buat anak-anak”, ujarnya.
Ahmad Maulana salah satu anak yang ikut kegiatan ini merasa senang, sepanjang perjalanan bersama teman-teman seusianya mereka bercanda ria sambil menikmati suasana hawa sejuk pegunungan.
“aku sangat senang, liburanku kali ini sangat berkesan. Bisa mendaki bukit melihat sungai yang bersih serta batu batuan besar yang indah”, ungkapnya.
Ahmad Maulana bukan satu satunya anak yang mengikuti hiking, ada setidaknya ada sembilan anak seusianya ikut aktifitas ini. Bagianya ini kegiatan yang baru kali pertama diikuti, dirinya berharap liburan tahun depan bisa diulang lagi.

Aksara salah satu peserta usia anak dari malang juga merasakan pengalaman menyenangkan bisa mengikuti kegiatan hiking ini, dirinya juga berharap bisa ikut lagi untuk kegiatan hiking tahun berikutnya
“aku merasa senang, bagus pemandangannya, ada savana, ada sungai ada pemandangan bukit-bukit yang hijau, pokoknya sueneng bisa kesini”, ucap aksa.
Pendakian Bukit Cendono disebut pendakian “tektok”, istilah naik gunung sehari tanpa perlu menginap atau membuat tenda. Perjalanan hanya membutuhkan waktu rata-rata dua hingga tiga jam sampai puncak.
Pendakian akan melewati beberapa basecamp, yaitu basecamp Cendono, Pos I Kali Pikatan, Pos II Mudhal, Pos III Kolometo, Camp Bukit Cendono dan Puncak Cendono. Harga tiket masuk bukit Cendono sangat terjangkau hanya sebesar Rp. 11.000 per orang termasuk asuransi.
Suasana jalur pendakian terbilang ramai apalagi musim liburan sekolah, banyak juga pendaki tetap mendirikan tenda untuk sekadar menikmati suasana alam hingga bermalam. (*)

