Saturday, March 7, 2026
spot_img
HomeReligiInfo PesantrenSinergi Polri dan pesantren dalam rangka Pembekalan karakter remaja, menuju Indonesia emas...

Sinergi Polri dan pesantren dalam rangka Pembekalan karakter remaja, menuju Indonesia emas 2045

Warsanusantara.com – Sebanyak 500 pelajar setingkat SLTA dan SLB se- kabupaten Jombang menerima pembekalan karakter dari Kapolres Jombang beserta jajaran di di Aula SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT, Kecamatan Peterongan. Selasa (3/3).

Hadir Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan sebagai salah satu pembicara dalam forum pembekalan pelajar SMA, SMK, MA baik negeri maupun swasta. Acara ini turut dihadiri Ketua Umum Majelis Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum KH Cholil Dahlan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang Eko Redjo Sunaryanto, jajaran Pejabat Utama Polres Jombang.

Dalam kesempatan itu AKBP Ardi Kurniawan mengajak para siswa menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Ia menekankan bahwa cita-cita besar tersebut bertumpu pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi, pembangunan infrastruktur, serta daya saing global.

“Generasi muda hari ini memegang peranan penting dalam menentukan arah bangsa ke depan. Disiplin, akhlak yang baik, dan prestasi menjadi kunci agar Indonesia mampu mencapai target sebagai negara maju saat usia kemerdekaan menginjak 100 tahun,” ungkapnya.

Kapolres juga menyoroti karakteristik generasi Z yang tumbuh bersama kemajuan teknologi digital.

“Di satu sisi, kemajuan ini membuka peluang besar untuk anak berprestasi hingga level tertinggi, Namun, di sisi lain ada ancaman serius jika teknologi disalahgunakan, seperti maraknya judi online, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkotika, hingga perilaku seks bebas,” terangnya.

Ia mengingatkan bahwa perubahan besar harus diawali dari langkah kecil sederhana yang dilakukan secara istiqomah berkelanjutan. Mengutip pepatah tentang pentingnya memulai dari hal kecil, Kapolres mengajak pelajar membangun kebiasaan positif, meningkatkan kedisiplinan, fokus belajar, serta bijak dalam memilih lingkungan pergaulan.

Dari hasil penanganan kapolisian, Ardi Kurniawan mengungkapkan di jombang dijumpai berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti geng motor, konvoi tanpa tujuan jelas, dan balap liar. Perilaku tersebut dinilai berisiko tinggi serta dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun masyarakat.

Sebagai upaya preventif, Polres Jombang menyediakan wadah resmi bagi remaja yang memiliki minat di bidang otomotif melalui fasilitas drag race. Bahkan, setelah Hari Raya Idulfitri mendatang, direncanakan akan digelar latihan bersama drag race agar bakat anak muda dapat tersalurkan secara positif dan terarah.

Dalam sesi dialog, seorang siswa mempertanyakan mekanisme pelaporan balap liar tanpa harus khawatir identitasnya diketahui. Menanggapi hal itu, Kapolres menjelaskan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan “WA Lapor Pak Kapolres” maupun menghubungi call center 110. Ia memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan cepat dan identitas pelapor dijaga kerahasiaannya.

Sementara itu, KH Cholil Dahlan menegaskan bahwa pembentukan karakter sejati berawal dari kesadaran pribadi. Dalam tradisi pesantren, pendidikan karakter tidak hanya sebatas ucapan, tetapi tercermin dalam perilaku dan kebiasaan sehari-hari.

“Nilai-nilai karakter bersumber dari ajaran Al-Qur’an yang mengajarkan konsistensi dalam kebaikan. Siapa pun yang istiqomah di jalan yang benar akan memperoleh rahmat dan pertolongan dari Allah SWT,” tuturnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkokoh moral generasi muda Jombang agar siap menjadi bagian dari tonggak estafet Indonesia Emas 2045. (*)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments