Thursday, January 15, 2026
spot_img
HomeJombangOknum Kepala Desa, Kepergok Sekamar Dengan Staff Kecamatan Kesamben Jombang

Oknum Kepala Desa, Kepergok Sekamar Dengan Staff Kecamatan Kesamben Jombang

Warsanusantara.com – Masyarakat jombang dihebohkan dengan beredarnya Kabar penggerebekan seorang oknum Kepala Desa yang berada di wilayah Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Oknum Kades isial A  tersebut kepergok sekamar bersama staff kecamatan setempat di sebuah hotel di wilayah Prajuritkulon Kota Mojokerto, Jumat siang (2/1/2026).

peristiwa Penggerebekan ini dilakukan oleh suami sah pasangan wanita. Sang suami yang sudah lama menaruh curiga kepada istrinya, akhirnya dengan menggunakan aplikasi pelacak ponsel dapat mengetahui posisi keberadaan istrinya diluar tempat kerjanya. Melalui aplikasi itu  mengarahkan kesatu tempat yaitu sebuah hotel kelas melati di daerah Prajuritkulon, kota Mojokerto.

Setelah mendapatkan kepastian dimana istrinya berada, si suami langsung bergegas menuju lokasi titik koordinat keberadaan istrinya.

Aksi penggerebekan berlangsung dramatis. Suami wanita tersebut mendatangi resepsionis hotel dengan menunjukkan Buku Nikah selanjutnya meminta akses ke kamar yang dimaksud.

Saat pintu dibuka, tampak pasangan bukan suami-istri tersebut ditemukan sedang berada di dalam satu kamar. Sempat terjadi ketegangan dan konon pemukulan akibat emosi spontanitas.

Kapolsek Prajuritkulon, AKP Edi Purwo Santoso, saat dikonfirmasi membenarkan adanya seorang laki-laki yang mendatangi Mapolsek Prajurit Kulon dan melaporkan kejadian yang baru dialaminya.

Namun, ia menjelaskan bahwa perkara tersebut tidak jadi dilanjutkan ke proses hukum. sang suami akhirnya mengurungkan niatnya untuk mempidanakan istriya dengan pertimbangan anak, namun akan mengajukan perceraian.

“Pada hari Jumat menjelang sore, benar telah datang seorang laki-laki ingin mengadukan istrinya yang diduga selingkuh, tetapi tidak jadi dilanjutkan,” ungkap AKP Edi.

Hal ini dikarenakan pelapor menarik kembali aduannya sebelum proses pencatatan identitas resmi dilakukan dalam laporan kepolisian.

Oleh karena tidak ditidaklanjuti dalam laporan, kapolsek enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

Baca Juga:  Polres Jombang Melarangan penggunaan sound system bertenaga tinggi dalam semua event

“Terkait siapa dan sebagainya, karna tidak jadi mengadukan, kami tidak tahu,” pungkas AKP Edi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Jombang maupun dinas terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai dugaan keterlibatan oknum Kepala Desa dan staf kecamatan dalam insiden penggerebekan tersebut.

Sementara itu warga masyarakat podoroto merasa gerah dan kecewaan, karena Kades A selama ini dikenal sebagai pejabat publik yang harusnya menjadi contoh dan teladan baik.

Publik menanti kejelasan sikap dari Pemerintah Kabupaten Jombang serta aparat berwenang terkait dugaan skandal Perselingkuhan yang mencoreng sumpah janji pejabat. Sudah sepekan kejadian memalukan tersebut menyebar luas di kalangan masyarakat dan memantik sorotan publik.

Warga berharap agar kasus ini ditangani dengan serius dengan memberikan sanksi yang tegas, karena ini adalah citra buruk bagi seorang yang seharusnya menjadi panutan masyarakatnya. (*)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments